Showing posts with label Today's Lesson. Show all posts
Showing posts with label Today's Lesson. Show all posts

February 05, 2016

random

suami: dokter giginya ganti mi
saya:   lahh kenapa?
suami: kantor sekarang pakenya yang di jalan jeruk
saya:   yaahhh kan dokter zaki gantengggg bangetttt..yahhh kok ganti sihhhh...
obrolan ama suami semalem, suami sih biasa aja senyum thok, udah biasa ngadepin istrinya hahaha
hal yang sangat saya syukurin, saya punya suami, imam, sahabat curhat, temen ngegosip, temen ngambek2an, dan bodyguard bahkan bisa jadi bemper sekaligus. ga melulu semua cocok karena kadang saya merasa dia nyebelin banget :D tapi he's the best in my life.

kalo ngomongin anak-anak, pas mulai ada anak kedua, kebanyakan artikel adalah membahas gimana mengatasi kecemburuan anak pertama terhadap adeknya. alhamdulilah sih al ga cemburu banget, paling kalo tidur dia maunya tetep sama saya, selain itu biasa aja dia, malah kalo apa-apa adeknya minta selalu dilibatin. yang ada...malah si adek yang cemburuan banget. atha posesif banget sekarang sama saya. mas al nya suka di usir-usir kalo deket-deket saya. kasian mas al

kehidupan sekarang sudah beda banget loh rasanya, dengan sebelum ada sosial media, apa saya aja yang merasa. melihat kehidupan orang dengan sangat mudahnya, bahkan disudut negara yang kita ga pernah tahu ada sebelumnya pun bisa. mengintip hidup seseorang yang kita kenal aja enggak udah biasa banget. fenomena yang terlihat adalah kadang menjadikan orang lebay dan baper. mungkin. merasa terintimidasi dengan sendirinya tanpa ada yang mengintimidasi padahal. atau merasa ga mau kalah padahal ya ga ada yang nantangin. pengamatan aja sih. menghadapi laju kemajuan teknologi juga harus membuat kita mampu bisa mengiringinya dengan kecerdasan diri sendiri. pinter - pinter menyaring informasi, pinter-pinter menata hati dengan yang kita lihat dan baca. jangan sampai sosial media malah menjadi racun.
pegangan saya sih ya, pencitraan di medsos itu wajar, bukan cuma pak sb* aja yang bisa, kita pun. jadi harus pinter-pinter kita menghadapi laju informasi yang begitu deras tanpa adanya filter. kita sendiri yang harus memfilternya, biar tetap waras. oh ya lupa, jangan terlalu sering megang smartphone di selingi juga dengan piknik. tips buat diri sendiri :P

serangan olshop yang mendera. saya termasuk yang sering terkena racun olshop. dan entah kenapa kalo untuk saya, apa saya yang ga pinter pilih olshop atau ekspektasi saya terlalu tinggi. selaluuu saja kecewa, hiks. tapi kok ya ga pernah kapok. dari pertama tahun 2010 saya pernah beli baju rekomendasi temen, tapi begitu datang saking kecewanya ampe saya gunting-gunting, ada yang ga pernah dipake sama sekali,drama! tas,  sekali pake langsung end. sepatu, makanan, jilbab kenapa tiada yang memuaskaaannnnnnn. pernah beli buat al baju renang, alhamdulillah sangat puas. harga dan barang bener-bener sesuai. padahal ya saya pernah jualan online dan alhamdulilalh testinya tuh pada puas ama barangnya. terus apa sekarang saya anti racun olshop. tidak sodara. masih teracuni hahahaa..tapiii itu dia harus pinter-pinter banget. karena ya itu yang di foto ama barang aslinya kadang beda jauh. terakhir pengalaman saya beli sepatu kemarin ini, ampe browsing testi dari para pembelinya segala terus tiap hari mantengin webnya, instagramnya, ampe hati bener-bener yakin,  tapi begitu dateng sepatunya saya kecewa sekali, dan sekali dipake kondangan lepas slop bawahnya. dengan harga yang saya bayarkan kayanya kok begini banget ya penampakan barangnya. ok sekali lagi, saya salah pilih olshop. karena banyak kok olshop yang memuaskan. tapi kayanya saya perlu berkali-kali lagi mikir buat order. beli langsung aja lah jadi bisa bandingin dengan bahan yang begini harga segitu sesuai ga. bisa megang dulu itu menurut saya penting. karena bahan barangnya itu penting buat saya. ga cuman bagus buat di foto aja. harus nyaman dipakai juga.

semakin tua usia, semakin sedikit teman yang kita punya, bener ga sih? dulu pas jaman sekolah dan kuliah teman ada dimana - mana ya. begitu usia bicara kaya sekarang kenapa ya kok rasanya yang namanya teman semakin tersaring. teman yang dulu begitu dekat dan nyambung banget kalo ngobrol bisa terasa begitu memaksa, dan kalo diterus-terusin kok kaya semacam pacaran yang sebenarnya udah ga cocok lagi tapi dipaksakan. apa perlu putus. hlahhh. mungkin ga gitu juga, mungkin yang terjadi adalah makin lama makin jauh dan makin lama makin menjauh tiada pernah lagi menyapa.hilang walo dia tetap ada di friend list. sedih kan kalo seperti itu. ada teman yang dari sma masih juga tersambung dengan baik, biarpun kadang berselisih paham tapi ya terus aja tersambung komunikasinya. ada teman yang sengaja mengurangi intensitas komunikasinya karena terlalu drama. ih salah ga sih kalo seperti itu. mungkin ya ini ya, karena kehidupan semakin menanjak, dan drama dimana-mana, jadi secara otomatis radar untuk meminimalisasi drama on dengan sempurna. jadi kalo ada yang berdrama dan sebenarnya itu ga penting-penting banget buat kita mending melipir aja deh. salah ga sih kalo begitu tuh?
dan kenapa hubungan dengan teman semakin mengerucut ya. malah kadang balik - baliknya ke saudara aja. lebih nyaman dengan saudara apalagi kalau saudara sekandung.

membatasi diri dalam berpikir. yang namanya angan, pikiran, imajinasi itu kan tidak berbatas ya, hanya kita sendiri yang bisa membatasi sebenarnya. tapi kadang kita sering lupa. ketika sudah memikirkan sesuatu entah itu hal yang menyenangkan atau meyedihkan kita sering lupa untuk membatasinya akhirnya jadi melebar tak tentu arah akhirnya jadi stres sendiri. saya termasuk tipe yang seperti itu. kalo sudah baper susah untuk kembali. hhrrrrr... tapi saya seperti di peringatkan terus menerus. ada yang terus mengingatkan bahwa BAPER itu sia-sia belaka. drama queen is out of date. jadi menyederhanakan pola pikir dan pandangan. tapi kaang saya merasa takut saya akan terkurung disebuah kotak kecil saja. tapi tampaknya ketakutan itu tidak beralasan karena memang sederhana itu tepat. berpikir dengan sederhana, bersikap dengan sederhana, bergaya hidup dengan sederhana dan mencoba mengesampingkan pandangan orang lain terhadap kita. menjadi sederhana agar kita nyaman dengan hidup yang kita jalanin. boleh melihat seluas jagat raya, belajar sampai rasanya kebingungan apa lagi yang harus dipelajari tetapi kaki tetap menapak ditanah tempat kita berada, agar kita tetap sederhana. menjadi sederhana itu nyaman kok. ngomong sama diri sendiri.

apa lagi ya yang perlu di omongin, nanti ya kalo inget disambung lagi.

August 03, 2011

apa kabar ramadhan hari ke 2?

saya tertatih dan tertampar oleh makna "Sabar" yang menjadi inti hidupnya bulan ini.
bahkan di awal saya melangkahkan kaki melewati pintu RamadhanMu, saya sudah terjungkal karena kesombongan ego. sungguh memalukan

diawal memulai untuk menjadi "putih kembali" saya malah terjerembab, hanya karena perihal kecil tak bermakna
Ya Alloh, bahkan tuntunan ilmuMu sudah menyapa disaat saya masih terlena oleh euforia membeli persiapan  bekal untuk berbuka, bahkan di awal melangkah ini saya sudah harus remedi
ampuni saya...ampuni...
saya hanya ingin menjadi lebih baik dari kemarin :(

June 08, 2011

Harus di tulis memang

hidup itu berdampingan dengan banyak orang, ada yang suka ada yang tidak suka, ada yang memuji ada yang iri, ada yang menolong ada yang di tolong, ada yin ada yang, jadi kalo ada masalah pasti juga ada penyelesaiannya. karena bersama banyak orang, tidak semua bisa memahami niat kita,malah menjadi sebuah salah paham berkepanjangan, mungkin salah kita dalam menyampaikannya, atau mereka yang tidak mudah mengerti.

bukan suatu hal yang aneh kalau ada yang bergunjing, bergosip bahkan, dan tidak perlu menyalahkan mereka juga kalau ada saat dimana kita sendiri yang mnjadi temanya, mungkin inilah seninya bermasyarakat, seni menata dan membersihkan hati. hati juga bukan terbuat dari baja, yang bisa kuat setiap saat, mungkin bisa juga sakit dan terluka. tapi bukan karena mereka itu seharusnya terjadi, pasti karena kita kurang pintar menjaga hati. tidak perlu menyalahkan orang lain, cukup melihat ke dalam diri sendiri saja.

bukan hal yang aneh juga kalau kita bisa menemukan seseorang yang sangat dekat justru bisa bersikap hangat di sepan kita tapi ternyata lain ketika di belakang kita, tidak perlu marah dan tersulut emosi, tenang saja, tetap berjalan lurus ke depan dengan senyum mengembang, biarkan saja, karena apa? karena kita tidak bisa menuntut orang bertindak sesuai dengan keinginan kita, atau selalu bersikap baik pada kita, "eh siapa gue minta itu" mereka juga punya hati dan otak sendiri, biarkan berpikir dan bertindak semaunya jangan sampai terpengaruh. kenapa?takut bagaimana pendapat orang? tidak bisa juga kita membentuk opini publik, biarkan saja mereka melihat sesuai dengan kemampuannya. begitulah memang hidup bermasyarakat.

bukan hal yang aneh juga kalau ada saat kita merasa di rugikan karena pasti juga kita akan merasakan saat dimana kita di untungkan. kalau merasa di rugikan, coba berpikir dulu sebentar, mungkin kita perlu menata hati dulu, menghela nafas dan kembali ke hidup kita sendiri, biarlah mereka hidup dengan cara merugikan orang lain, siapa yang tahu juga kalau itu ternyata ladang kita untuk membantu dia, manfaatnya apa? tentu saja pahala bagi kita dan kerugian buat dia. 

yang terpenting adalah bagaimana kita menjalani dan membentuk kehidupan kita. selalu dengan niat yang baik dan berjalan dengan baik, tidak ada niat meyakiti ataupun merugikan, kita hanya ingin hidup untuk menjadi lebih baik.

May 29, 2011

ingatlah

ketika kamu menangis, dia lah yang merasa sakit
ketika kamu marah, dia lah yang merasa sedih
ketika kamu bersedih, dialah yang akan menangis

ketika dia marah, itu karena kamu sakit
ketika dia kecewa, itu karena kamu menangis
ketika dia menangis, itu karena kamu bersedih

semua yang dilakukan hanya untuk membuatmu bahagia
semua yang dikerjakanya hanya untuk membuatmu tersenyum dan tertawa
semua yang di jalaninya untuk terus bisa bersamamu

kamulah hidupnya
kamulah semangatnya
kamulah senyumnya
kamulah tertawanya
kamulah bahagianya

April 13, 2011

Alhamdulillah...

Bahkan ditengah rasa sakit yang tak tertahankan sampai air mata yang hanya mampu mengungkapnya, Engkau masih membisikkan insight tentang betapa indahnya hidup yang aku miliki.

Bergumul dengan rasa sakit, berusaha bersabar ternyata membawa sebuah keajaiban untuk melihat betapa telah tercipta berjuta keindahan dalam hidupku

apa lagi yang harus aku ingkari dari semua nikmat ini? tidak ada. karena semua adalah anugerah terindah

Alhamdulillah, memiliki suami yang sungguh kaya hatinya, menjadi imam dan pembimbing jalan untuk tetap berada di jalanMu, mampu kulihat betapa keras dia berusaha untuk membuatku selalu bahagia, selalu tersenyum dan tertawa, dengan jelas nampak di depan mata betapa bertanggung jawabnya dia terhadap hidupku. betapa beruntungnya aku, ditengah semua kekuranganku dia melengkapi semuanya.

Alhamdullillah, aku telah memiliki atap untuk berteduh, di sebuah kota kecil yang tidak pernah aku temui mengalami kemacetan, walau tidak semua ada, tetapi semua yang aku butuhkan tersedia, kemanapun tempat tujuan terasa dekat dan tak merepotkan, kota kecil yang tidak terlalu ramai tetapi dinamis.

Alhamdulillah, kedua orang tuaku, kedua mertuaku, selalu care dan perduli pada kita, selalu ada dan selalu bersedia menjadi naungan, cinta yang tulus yang merka berikan, membuat kita selalu belajar memaknai semuanya.

Alhamdulillah, saudaraku sekandung, walau berjauhan tetapi selalu terasa dekat dan tetap kompak, saudara - saudaraku semuanya dimana sekarang bertambah banyak, memiliki hubungan yang baik dan harmonis. saling menolong, saling membantu dan membuat diri terus belajar.

Alhamdulillah, Ya Alloh, atas limpahan rezekiMu, yang terus mengalir dan mencukupkan kita untuk terus mengarungi hidup, tiada berhenti, Ya Alloh nikmat apalagi yang harus aku ingkari, tidak ada. hamba memohon "bukalah pintu rezeki kami, limpahilah kami dengan rezekiMu yang halal dan penuh barokah..amin"

February 12, 2011

Legenda Nokia, Soner dan Samsung

dia menghilang pagi ini, sangat tiba - tiba, hilang begitu saja tanpa mengucapkan goodbye ato sampai jumpa lagi seperti halnya dia yang disamping kanan ini yang juga pergi tanpa berucap apapun. mungkin saya yang ceroboh atau sudah merupakan suratan takdir (jiahhh) tapi kisah yang melatar belakanginya sama. mereka berdua sama - sama hilang di dalam rumah. iya didalam rumahku sendiri. sebenarnya bukan bermasalah dengan si iponnya sendiri tetapi lebih kepada kisahnya yang sama persis kejadiannya. bukan menghilang di keramaian atau jatuh entah di mana, tetapi hilang begitu saja dari atas meja di dalam rumah, rumahku sendiri.

saya sedih iya, bukan karena menyesal dengan harga mereka karena mungkin emang tidak seberapa, bukan gadget yang menguras kantong saya habis - habisan mereka biasa saja. tapi bagi saya pribadi mereka sungguh berharga dan sangat berjasa. saya bukan seorang yang mengikuti perkembangan handphone yang sepertinya setiap hari selalu ada yang baru dikeluarkan oleh produsen, saya termasuk orang yang tidak perduli akan itu. bagi saya asal ipon itu bisa buat telpon, sms, denger musik dengan stereo yang tidak mengecewakan saya sudah hepi, bener. bahkan setiap saya membeli ipon baru tidak pernah berencana terlebih dahulu merk - merk apa yang ingin saya beli. pada saat saya membutuhkan saya akan membeli, tidak harus tau dulu ada yang baru yang canggih semuanya hanya berserah pada jodoh saja.

bagi saya apapun yang mengiringi hidup saya berarti berjodoh, seperti halnya suami (hehe..) yang datang tanpa dicari tapi kami berjodoh untuk mengarungi kehidupan ini bersama, atau membeli rumah pun itu harus berjodoh, klo rumah itu sudah menjadi jodoh qta maka akan selalu ada jalan untuk qta hidup bersama. begitupun dengan iponku. pada saat saya membutuhkan ipon saya akan pergi ke toko hp dan disanalah klo saya berjodoh saya akan membawa salah satunya untuk saya bawa pulang.

saya masih ingat hp pertama saya  nokia 3530 yang saya beli demi kebutuhan untuk mudah di hubungi oleh teman - teman praktikum jaman kuliah, karena praktikum sering membutuhkan waktu yang berlebih kadang sering asdos minta jadwal ketemuan mendadak, jadi saya membutuhkan sebuah ipon agar dapat dihubungi dengan mudah, benar hanya itu alasannya. saya membeli bukan karena mengikuti teman - teman yang lain yang sudah dari esema mungkin mempunyai handphone, tapi saya baru mempunyainya setelah semester 3 mungkin, itupun setelah melalui sebuah proses yang panjang mengalami berbagai protes dari teman - teman yang mengatakan saya sangat sulit untuk dihubungi. baru setelah asdos protes saya sering tidak masuk praktikum karena tidak tau jadwallah yang membuat saya akhirnya membelinya (daripada nilai jeblok gara - gara absen), kekasih jempol saya pertama. tidak mengetahui apa keunggulan dia pada waktu itu yang penting saya punya sebuah benda yang bisa sewaktu - waktu menerima pesan dari asdos.

saya menggunakan handphone itu sepanjang saya berkuliah, mencari kerja, sampai akhirnya bekerja di xl dibilang "so old" pun saya tetap bergeming mengantonginya sepanjang hari. tetapi rupanya si nokia ini mempunyai ending juga. keypadnya sudah tidak bisa lincah mengikuti gerakan jempol saya. kadang si jempol mencet 'A' yang keluar di layar adalah 'L' sungguh mengusik kesabaran kalo qta terburu - buru ingin membalas sms. belum lagi kalo buat menelpon haduhhh bisa tiba - tiba ngambek ga mau mengeluarkan suara saya dan akhirnya yang menelponpun tidak bisa dengar suara saya (pada masa itu saya masih awal PJJ dengan hubby) bayangkan repotnya pada waktu itu.

akhirnya saya memutuskan untuk mengistirahatkan saja si kenes nokia ini, karena ternyata biaya servicenya lebih mahal dibanding harga iponnya sendiri.ngenes. selang beberapa waktu tidak ber-hp, dan hubby protes karena tidak bisa dihubungi akhirnya saya memutuskan untuk membeli hp baru. tanpa tau apa yang ingin dibeli saya dan abel teman kerja di xl sekaligus partner dalam menghambur - hamburkan gaji  iseng masuk di counter sony erickson depan kantor xl, akhirnya saya memutuskan untuk memilih siimut ini tanpa ada pertimbangan apa - apa, pokoknya pada saat itu saya memilih dia, sesuai dengan kantong dan suratan takdir. yang penting bisa ditelpon hubby udah itu aja.

setelah malang melintang didunia persilatan dengan si imut ini akhirnya dia mengalami kelelahan, sering tiba - tiba pingsan padahal baterai full charged, sempet terlintas dihati waktu itu "udah waktunya ni jangan - jangan" dan abrakadabra.....esoknya dia raib musnah dari dunia persilatanku begitu saja.the end!

karena pada saat itu saya berstatus menyanyur, alias ga ngapa - ngapain, jobless, ga punya pekerjaan, abis melarikan diri dari boss 'sadis' dari pulau kalimantan saya pun sangat pelit untuk mengeluarkan uang demi sebuah hp. mungkin karena sulit untuk menghubungi saya selain lewat telpon rumah padahal saat itu dalam masa menyiapkan pernikahan akhirnya hubby menyuruh saya buat beli hp baru tapi kepending terus karena saya malas buat keluar rumah.

tapi dasar memang sudah berjodoh saya dengan si ungu ini beberapa minggu setelah diprotes saya ada interview di surabaya. selesai interview sebelum pulang saya janjian lunch dengan jeng jujuk di tunjungan plaza. jeng jujuk kemudian ngajakin buat nyari hp buat suaminya. milih - milih demi milih dia tak kunjung mendapatkan, sayalah yang akhirnya pulang menentengnya. hahaha..saya berjodoh dengan samsung yang saya baru tau tipenya setelah saya membayarnya, tetapi sekarang pun si samsung ini telah pergi meninggalkan saya."hai samsung maaf ya, mungkin kamu ngambek gara - gara kemarin aq sempet bilang kamu kurang okay maap ya kalo kamu tersinggung :( aq ikhlas kok kalo kamu emang mo ninggalin aq, mungkin karena aq kurang bersyukur sudah memilikimu, jadinya kamu pergi dech dari hidupku, sekali lagi maap ya semoga kamu bahagia di pemilikmu yang baru".

mungkin saya tidak usah pegang hp dulu, mungkin ini yang terbaik, semakin banyak yang diambil dari saya harus semakin bersyukur saya dengan apa yang saya miliki saat ini. Terima kasih wahai Sang Maha Guru, Engkau menjitakku lagi pagi tadi
                                                 ....................... the end....................................

pesan hubby: jangan ngambek lagi, turutin kata - kata suami, jangan ceroboh lagi!!!*dua yang didepan ga nyambung ya pesennya?hahahaha biar saya saja yang mengerti ucapannya*

February 05, 2011

Bila waktu berakhir tiba - tiba

pagi ini sudah saya selesaikan semuanya. bersih - bersih, rapih - rapih dan tersenyum. ohh sungguh indah. semua sudah terselesaikan bahkan tidak ada kotoran lagi, sudah saya bersihkan semuanya semalem sampai hal yang terkecil sekalipun, sudah bersih semua. i love it. saya sangat menikmati moment setelah semua terlihat bersih dan akan sangat puas lagi setelah sampah didepan rumah sudah terangkut pergi (terima kasih kepada para bapak yang tiap hari bertugas) sepertinya itulah titik sebagai penanda bahwa semua tugas sudah  selesai. hari ini juga sudah berencana untuk pindahan. cant wait for the new adventure. bahkan administrasi keuangan kemarin sudah rapih semua clear dan tertutup dengan indah, alhamdulillah. sikompi yang ngambek pun telah dimanja - manja ma hubby pagi tadi, jadi dia udah tersenyum ceria lagi siap menemani saya menjemput rejeki Ilahi. semoga berkah Ya Robb Sang Maha Kaya Raya, mudahkan dan lancarkanlah selalu urusan kami.amin.

dan sekarang saya sudah duduk manis mulai menari - nari diatas keyboard yang sangat sexy ini, ditemani bandulan, sungguh sempurna. ngeteh hijo dengan rasa yang manisnya pas, dan harum adalah kenikmatan sejati dipagi hari. Alhamdulillah..

tapi sebenarnya sungguh ada kejadian yang membuat saya shock pagi ini, ketika asyik bercanda sama hubby dan krucil - krucil yang tekun melahap telur mata sapi dengan kecap sebagai teman nasi yang masing - masing 1porsi besar dewasa (Subhanalloh nafsu makan mereka)  sambil nonton redaksi pagi di trans7 ada tampilan potongan - potongan berita yang akan ditayangkan dan ada satu yang sungguh mengejutkan, diantara bisingnya teriakan para krucil karena ada liputan kuda yang akan ditayangkan, ada satu berita bahwa Adji Massaid berpulang ke Rahmatulloh, Innalillahi wa inna lillahi rojiun, ya Alloh begitu tiba - tiba berita ini. refleks saya langsung mengganti saluran ke RCTI dan benar, ada acara infotainment yang menayangkan beritanya (info ga penting, saya sudah lama meninggalkan dunia entertainment jadi saya ga pernah nonton lagi semua acara gosip) semua terkejut melihat berita yang ada.

Ya Robb jika engkau sudah berkehendak tidak ada yang sanggup menawar untuk lebih lama lagi, sekalipun hanya lima menit, semua hanya mampu pasrah menerima. Ya Alloh sungguh Engkaulah yang Maha Berkuasa. Kun Fayakun dan semua terjadi. Adji Massaid yang baru saja selesai bermain bola langsung Engkau panggil. begitulah jika ajal menjelang tidak ada permisi atau salam tapi langsung terjadi. sungguh bagi saya yang kerdil ini, bukan karena saya penggemar berat Alm. Adji Massaid, tetapi saya sebagai hamba yang kerdil, seperti tersadarkan bahwa ajal tidak akan pernah ditau kapan datangnya, apakah sudah cukup bekal saya, apakah sudah siap jika sewaktu - waktu saya Engkau panggil untuk menghadap dan mempertanggungjawabkan semua, sudahkah saya siap meninggalkan orang - orang yang saya cintai, sudahkah saya membahagiakan mereka. Ya Alloh tiada hak hamba untuk meminta waktu lebih lama dari yang Engkau gariskan, tapi hanya mampu memohon kepadaMu, pada saat hamba harus menghadapMu biarkan hamba dalam keadaan Khusnul Khotimah, biarkan hamba melafazkan selalu namaMu, biarkan hampa menghembuskan nafas terakhir dengan udara yang berisi kebesaran - kebesaran namaMu. amin....

Ya Alloh terimalah Adji Massaid disisiMu, berikan kelapangan bagi kubur Adji Massaid, ampuni semua dosa - dosanya, berikan kekuatan selalu untuk keluarga yang ditinggalkanya dan berikanlah kehidupan yang terbaik untuk mereka sesudah ini..amin....

*pagi yang mendung dan hati terasa sungguh perih, melihat pria berjalan kaki menjajakan kue dengan senyum merekah, Ya Alloh berikanlah dia rejeki yang melimpah dan semua dagangannya terjual*

January 17, 2011

Bab yang belum terselesaikan..


kelas exclusive ini membuatku sakit kepala
halaman demi halaman yang Engkau wajibkan kepadaku untuk dipahami, dimengerti dan diamalkan, akhir - akhir ini terasa berat (here i go.. ngelu dan ngeluh lagi)
aq tahu wahai Sang Maha Guru, jika aq tidak lulus semester ini aq harus mengulang lagi, dan aq tahu juga kalo aq lebih sering remedi dan hasilnya pun membuatMu kecewa, aq tahu...
pagi ini pun mungkin bab baru lagi oh bukan ini bab yang kemarin, kemarin dan kemarinnya lagi yang aq belum mampu juga menyelesaikannya, dan kau memberikannya lagi padaku untuk aq hadapi
jangan..jangan kesal padaku karena aq masih terseok - seok mengerjakannya, jangan marah padaku, karena Kau harus tahu aq selalu berusaha untuk menyelesaikannya dengan sebaik - baiknya, teruslah bersabar saja Wahai Sang Maha Bijaksana menghadapi polah tingkahku yang sungguh kekanak - kanakan ini, jangan marah dulu, biarkan aq pelan - pelan menghadapinya
aq tau kenapa pagi - pagi ini Engkau menyodorkan lagi bab ini padaku, karena peristiwa semalam kan? ampuni aq Wahai Sang Maha Guru, ampuni lagi aq ampunilah..mari qta mulai pelajaran hari ini, biarkan aq menyesalinya, menghirup perih dan sakitnya buah dari kesalahan, tapi tetap tuntun aq untuk menghadapinya, iya setelah ini akan aq katakan padanya seribu penyesalan yang takkan terulang dan tuntun aq lagi untuk tidak mengulang kesalahan yang sama...Alhamdulilah Engkau mengingatkanku tentang PR yang terlupa ini 


*picture taken from tumblr