Showing posts with label about love. Show all posts
Showing posts with label about love. Show all posts

April 02, 2012

Menikah

beberapa waktu lalu mertua saya mempunyai hajat menikahkan anak bontotnya. walo ga tinggal serumah dengan mertua tapi hampir setiap hari saya dan suami selalu nyempetin buat maen walo kadang cuma 10menitan, sekedar mampir. dan saya melihat sendiri bagaimana riweh dan sibuknya mereka mempersiapkan pernikahan kali ini. semua orang sibuk dan tentu saja , sebuah pernikahan ga asyik kan kalo ga ada permasalahan dalam mempersiapkannya.
tapi jujur saya ikut stres melihat proses presiapan pesta pernikahan itu karena ibu mertua yang jadi sakit-sakitan dan stres berattt . dan yang bisa saya lakukan cuman sekedar nemenin ngobrol dia mendengarkan ceritanya tentang hal-hal yang memusingkan menurut beliau, bawain kue-kue kesukaannya ato cerita menghibur tentang kehamilan dan cucunya yang ternyata cuman bisa membuat tersenyum saat itu saja, berikutnya tetap saja menangis :(
keinginan anaknya yang ingin mendapatkan pesta seperti impiannya dan kebiasaan orangtuanya yang sederhana tentu saja membuat keluarga tersebut sedikit kelimpungan dalam segala persiapan, dan dampak psikis yang di timbulkan akibat stressor yang muncul belum hilang sampe saat saya menulis ini, ketika sudah hampir sebulan berlalu. ibu mertua masih sakit dan entah apa saja yang dia pikirkan saat ini. sedih melihatnya :((

saya jadi inget dua tahun yang lalu, waktu itu persiapan pernikahan saya serahkan semuanya sama ibu. saya manut saja dengan kemauannya, tapi, bukan berarti lancar jaya. ada ego saya yang alasannya sangat 'tolol' sempat membuat saya terlibat perang dingin dengan ibu dan bapak walo sebentar dan bukan hal yang besar, tapi penyesalan sesudahnya yang masih terus teringat sampai sekarang apalagi pas ngeliat pernikahan adik ipar kemarin. kenapa juga dulu saya bisa bersikap bodoh begitu, padahal hanya karena hal sepele. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan belajar dan melihat kesalahan, jangan sampai hal itu terulang, membuat ibu dan bapak bersedih karena keegoisan saya. sebisa mungkin sekarang hanya kebahagiaan yang saya berikan buat mereka. karena melihat ibu mertua begitu bersedih mengingatkan saya pada ibuku sendiri walo masalah yang saya timbulkan waktu itu ga seberapa jika dibandingkan dengan beban yang ibu mertua rasakan, tapi sedih juga kannnnnn.

padahal ketika pernikahan sudah terjadi dan mulai memasuki kehidupan pernikahan yang sebenernya semuanya itu menjadi tampak tidak penting lagi. pesta yang mewah, makanan yang mewah dan semua printilan-printilannya itu semua hanya akan terlupakan begitu saja. pengantinnya mungkin kadang masih bisa mengingat tapi para tamu yang dulu diharapkan terkesan dengan pesta yang diadakan bisa jadi langsung lupa begitu menghadiri pesta pernikahan lainnya. lalu buat apa itu semua. menjalani kehidupan pernikahan sungguh jauh berbeda dengan masa berpacaran.atau pada saat pesta berlangsung.
tidak tahu apakah pasangan lain juga mengalami hal yang sama, tetapi buat saya dan suami, menjalani kehidupan yang sebenarnya ya setelah menikah dan hidup bersama . itulah PESTA yang sesungguhnya yang harus kita hadapi.

mengutip kata-kata istri bawel, bahwa pernikahan itu seperti mengupas bawang, berisi tangis dan tawa, menangis karena mata pedih harus mengupas si bawang dan tertawa karena melihat ternyata masih banyak bawang yang harus dikupas :))

ini bukan cerita umum yang pasti terjadi pada setiap orang. saya berserita tentang saya sendiri dan apa yang saya alami, jadi ini bukan mengeneralisasikan suatu sudut pandang. ini murni subyektip sudut pandang saya sendiri

kalo didalam kado sering ada ucapan 'selamat menempuh hidup baru' itu memang benar!! kehidupan setelah saya menikah memang baru semuanya. suami baru, rumah baru, daerah baru, orang tua baru, saudara baru, lingkungan baru, dan baru-baru lainnya. semuanya baru. pantesan juga semua orang waktu itu bilang kita penganten baru (ga nyambung)
dan proses untuk beradaptasi itulah yang membuat kita mengalami masa 'menangis mengupas bawang' pada waktu itu. dan kita sungguh-sungguh bersyukur bisa melewati dan mendapatkan cara agar mata tidak perih ketika 'mengupas si bawang' itu.
menangis ketika mengupas bawang itu pasti, tapi setelah bawang di goreng, sungguh menyedapkan setiap masakan kan? ya sama dengan kehidupan pernikahan. ketika bergulat dengan proses saling mengenal dan beradaptasi mungkin sambil diselingi tangis, tapi ketika sudah mendapatkan "klik" nya tinggal tawa dan masa berpacaran dengan suami/istri yang indah yang kita dapatkan :)))

jadi bukan pestanya yang harus di buat tampak semewah dan semeriah mungkin, ato makeup artisnya harus yang terbaik agar menjadi pengantin tercantik hari itu, atau undangannya di buat seelegan mungkin agar orang takjub, tapi yang paling penting adalah, bagaimana suami dan istri bahu membahu bergandengan tangan bekerja sama, membuat pernikahan seumur hidup menjadi megah, meriah, elegan dan istri selalu merasa cantik kapanpun juga, tanpa harus berusaha agar semua orang tahu dan kagum. tapi kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh masing-masing pasangan. karena bahagia itu berasal dari hati, dan ketika bahagia maka akan nyaman menjalani hari - hari pernikahan, cinta akan terpupuk setiap harinya. kebahagiaan itu untuk dirasakan bukan untuk diperlihatkan pada orang-orang.
menikah berarti menautkan dua hati saling membutuhkan untuk menjalani hari bersama sampai nanti di akhirat. aamiin.


February 14, 2012

habis gelap selalu terbitlah terang :)))

setelah kemarin mengalami blue moment ga jelas *kambinghitamkan hormon!*  malem hari suami pulang dari kantor dengan membawa bungkusan yang ngebuat saya smiling ear to ear....
bingkisan tak terduga yang lumayan menguras kantongnya hehehehe

pas mo tidur saya tanya "kalo aku sedih kamu ikut sedih ga yank?" tus dia jawab "yaiya..banget" tus langsung balik badan munggungin.hahaha pasti abis ngomong gitu dia malu.

aku tau kok tanpa bilang pun dia selalu berusaha membuatku tersenyum terus, dengan caranya dia tentunya walo mungkin sama sekali ga terlihat romantis 

disclaimer: postingan ini bukan gara-gara sekarang hari palentin loh ya, cuman ternyata momentnya berbarengan aja. sisuami mana kepikiran kalo ini hari apa

December 19, 2011

my big baby

kata orang anak pertama sebenernya itu suami (karena saking manjanya hahaha) mungkin ada benernya deh, itu terbukti dengan suami sendiri hahahaha..buka aib.

kalo soal pekerjaan si suami ini ga usahlah dikuatirin, dia Alhamdulillah mencintai pekerjaannya,  tugas saya hanyalah sebagai pendengar setia kala dia mendongeng tentang kantor dan tanggung jawabnya ato sesekali memberikan masukan jika di butuhkan. intinya dia lebih tau lah sama pekerjaannya sendiri. begitu juga sama usaha yang sekarang dijalankannya. kebetulan juga menjadi hobi dan minatnya maka dia terlihat sangat menikmati.

lain halnya dengan urusan domestik rumah tangga. si suami ini bisa menjelma menjadi pribadi yang berbeda. semuanya tergantung pada saya.
contohnya, my big baby ini ga bakalan:
makan kalo ga disuruh ato disiapin di meja. suami tipe orang yang ga ngomel kalo laper, diem aja, ada makanan ya dimakan, ga ada ya udah. alamakjanggg ini aku nikahin anak orang, kalo sampe kelaperan piye? jadi saya harus selalu ngingetin dia buat makan even itu di jam dia kerja, harus bener-bener dipastikan dia makan. suami bukan tipe suka makan di luar. jam makan kalo sempet ya pulang ga sempet ya nanti, kadang kalo ditelpon suruh makan diluar aja karena ga bisa pulang jawabnya "tar aku pulang aja nduk makannya". tapi suami tipe gampangan soal makan, ga rewel, ga pemilih, ga pernah ngeluh, ga pernah ga dimakan, dan ga pernah nyela makanan, semua oye, senenglah.
repotnya kalo saya lagi ngambek, kadang suka males masak ato nyiapin makan, ya udah suami juga ga bakalan makan, nunggu aja sampe saya yang sadar kalo dia kelaparan. dianya cool-cool aja. beda ni ma istrinya yang kalo laper dikit langsung mengaummmm.

ga mau pergi kalo ga di temenin.
setiap kemana istri harus ngikut, milih ga pergi kalo saya ga mo ngikut. selalu berdualah.ini aneh karena jaman pacaran dia paling anti pergi-pergi berdua. nah ketika hamil ini dia sudah mulai mengerti. malah dia suka bilang "aku harus ke sini nduk, tapi kamu ga usah nemenin gapapa daripada capek tar" uhh kecupkecup dech kalo manis gini

sejak hidup bersamanya, setiap pagi selalu drama sebelum dia berangkat kerja. teriakan macam "udah telat ini nduk..aduhhh kena hukuman nanti aku.." (yap dikantornya yang telat bakal dihukum macam anak sd) itu terjadi sebelum teriakan-teriakan yang saya kumandangkan "ayo mandi yankkk nanti telat..." ato "udah jam berapa iniii kok belum siap-siap" dan terjadi setiap pagi -____-'
belum lagi nyiapin dompet, kunci, hape, jangan harap bisa nyemplung sendiri ke dalam tas, kalo engga dijamin 100% bakal ketinggalan dan kalo ketinggalan saya yang bingung juga karena ga bisa di hubungi.

ga bisa ngurusin detail-detail kecil, kaya isi pulsa, kaos kaki udah berapa hari dipake terus, selalu kehilangan kunci, lupa naruh barang, potong rambut harus diingetin, dan masih banyak lagi. ini anehnya, dulu jaman masih single dia tipe yang melakukan semuanya sendiri loh. malah terlalu mandiri kata kakak ipar karena ga pernah ngelibatin saudara. makanya adik ipar ato kakak ipar pada ga percaya kalo saya cerita. nah kalo sekarang sama saya, mau naruh susu di jus alpukat aja nanya dulu ke istrinya hahahaha..

iyah itulah sekelumit cerita suamiku yang manjanya ngalahin hasan husein. yang setiap pulang setelah mengucap salam ada tambahan dibelakangnya "nduuukkkkk.." kalo ga langsung melihat sibuk tanya semua orang "mana istriku..mana istriku..." suami yang setiap tugas keluar kota selalu menolak nginap biar istrinya ga tidur sendiri (kemarin maksa pulang dari jogja nyampe jam 1 malem dan ujan-ujan pula), suami yang ditengah tidurnya langsung bangun ketika istri bersabda "yank anterin pipis" ato "yank laper..". dan beratus-ratus cerita lagi
suami yang kemarin aku ngambekin dengan alasan moodswing, "pengaruh hormon ini!" dan tetep sabar menghadapi polah istrinya, tetep berusaha ngelucu walo dapet tatapan silet, tetep diem saat istri ngomel-ngomel, tetep meluk istrinya sambil bilang "bumil jangan marah terus sihhhh" dan suami yang semalem jam 2pagi keluar nyari nasi goreng.

i lope u suamiku sayang dan aku pengen kamu selalu menjadi my big baby sampai nanti di akhirat sekalipun. *kecupkecupkecup sampe basah*

August 17, 2011

Entah kenapa jadi begini

setelah hidup bersama suami lebih dari setaon, seatap, seranjang (widiii ngeri bahasanya), sepiring (kadang-kadang), semenu makanan, setipi, selayanan internet, seia sekata (eaaa..) dan masih buanyak se se lainnya karena kita termasuk pasangan yang uthukkuprik berdua terus, terpisah kalo suami kerja saja. ini sebenernya termasuk aneh, karena sepanjang masa pacaran saya tahu dia bukan tipe orang yang harus ngapa-ngapain selalu berdua. termasuk anti malah,karena dia lebih suka bersama temannya daripada sama pacarnya. kalo sekarang, kemana-mana harus selalu ditemenin.

dulu jangankan rutin ketemuan, jalan-jalan ke mall aja, beuhhh mana sudi dia kecuali kalo buat nonton, itupun ya harus langsung ke TKP ga pake mampir-mampir,ato sekedar ngabisin waktu berdua tanpa ada tujuan, big no buat dia,  kegiatan kita dulu kalo ketemu ya cuman keluar buat makan, udah selesei, ngebosenin ya. pernah waktu janjian ketemu di jogja, karena kebetulan lagi liburan, saya hanya kebagian waktu saat sarapan sampai menjelang makan siang (jadi agenda hari itu cuman duduk-duduk didepan stasiun tugu sambil makan soto*soto kaporit saya) yang lainnya buat kegiatan dia sama temennya. ritual makan besamo sambil ngobrol itu terjadi kalo kita pas ketemu saja, karena kita dari awal pacaran udah berjauhan. apalagi waktu saya pindah ke balikpapan tidak pernah bertemulah kita. nah ketika sudah menikah, yang terjadi justru kebalikannya. suami kalo apa-apa mesti berdua, kemanapun harus berdua, mo apa-apa harus ditemeni. bisa dihitung, 24 jam hanya terpisah selama 9jam. see, gimana ga uthekuprek berdua mlulu, apalagi kalo libur, dan Alhamdulillah justru saya sangat menikmati. akhirnya dia milik saya seutuhnya *big grind*

nah, entah karena efek selalu besamo itukah yang akhirnya membuat munculnya percik-percik perubahan yang kian menyata dari hari ke hari. pola kebiasaan dan rutinitas jadi campur baur ga jelas. 
entah terjadi juga ato engga di rumah lainnya, tapi kayaknya sama aja dech, pasti mengalami hal yang sama. contoh percik-percik perubahannya adalah,
suami tipe orang yang rapi jali, ga suka kalo ada sesuatu yang ga di tempatnya, nah saya termasuk dalam golongan yang berseberangan dengan dia hahaha yang akhirnya membuat saya kenyang omelan untuk selalu beberes. . dan semakin kesini kok saya merasa ada keanehan, kok jadi saya yang suka ngomel kalo ada yang ga rapi?tus kenapa dia yang dulu terbiasa bersih-bersih kenapa jadi sedikit cuek, ohh tidakkkkk...kan jadi aku yang tiap hari beberes, bukan dia lagiiiiiii*istri durhaka*

yang kedua masalah bangun siang, oh bukan bukan, kalo itu saya yang menularkan kebiasaan ini kwkwkw. belum lagi gaya bahasa saya jadi ngikut dia, logat jawa timur sudah hilang dari lidah saya, selera makan, jelas dia sangat berpengaruh yang membuat saya jadi ngikut-ngikut apa yang dia suka, dulu yang saya ga doyan sekarang saya demen. belum lagi masalah bola dan motor gp, saya terviruskan oleh dia. kalo masalah musik *tepok jidat dulu* suami ini tergolong kelas sipilitik. segala musik dia dengerin, kalo muter musik asal apa yang diputer, ga peduli siapa yang nyanyi jenis musiknye ape. pasaranlah hahaha *durhaka lagi* berhubung kuping saya sangat pemilih dalam hal musik, saya sering protes kalo dia yang milih lagu. dan akhirnya saya embargo masalah musik permusikan dari pihak dia, hanya saya yang berkuasa. eh lah semakin kesini kok dia jadi berubah, tiap muter lagu selalu yang jazzy-jazzy slowly, ga mo yang gedembrang gedembrung asal, kok lagu-lagu ga jelas udah ga ada, udah dihapus ma dia, tus tiap ngedonlot lagu (iya kita termasuk golongan pembajak hiks) jadi yang seselera ma kuping saya *keprok-keprok tangan* dan dia jadi sangat mudah mencela ban* indon**** huaaa racun saya mantjap!!!

karena dulu saya sudah mengembargo masalah lagu tentu saja dia berkuasa penuh atas remote tipi. saya kalah di sini. dia yang menentukan apa yang harus diliat. jadi kalo misalnya saya kedapetan lagi nonton inpotaimen dia bakalan ngomel betapa ga mutunya saya, maka saya ikhlas tu chanel dipindah, saya diem aja ga maksa. palingan begitu si suami ngerjain hal lain yang beda ruangan tu tipi saya kuasai lagi. sekarang ini entah karena saya kekurangan hiburan dan kerjaan di jam-jam tertentu, walo ga yang harus selalu ngikutin tapi saya rutin aja ngeliat big brother ma master chef. banyak yang bilang tu acara hoaxlah, ga mutulah, cuman drama aja isinya, termasuk suami tapi saya ga perduli, selama saya masih terhibur ga masalah. nah si mister tercinta hobi banget tu nyela betapa ga mutunya tontonan saya.

etapi pernah kan abis sholat tarawih seperti biasa saya langsung mantengin tu acara, tiba-tiba ada suara di belakang saya "loh nduk bukannya kemarin dia di penjara tu yang bule tu kok sekarang udah keluar kenapa emang?" huaaaaaaa suami ternyata ngikutin tu acaraaa, la buktinya dia tau jalan ceritanya
tus pernah juga kemarin dia bilang "ih nduk kayaknya si artis A itu berubah karena pengaruh pacarnya, la kemarin aku liat...blablabla...." tidakkkk suami kok jadi ngikutin inpotaimen!!!!! dan sekarang hobi banget tiap ngeliat inpotaimen dia bilang "stressssss" persis yang sering saya lakukan..hahahahha...tertular sih tertular, tapi mbok ya jangan yang bagian nista itu to mii..miii..suamiiiiii...:)))

April 25, 2011

First Year Anniversary

Mungkin pagi ini belum ada perayaan, mungkin juga tidak ada pesta yang mewah, tapi tadi tepat jam 09.00 suamiku tersayang mengucapkan kembali janjinya di hadapan Alloh tepat seperti setahun kemarin untukku disertai dengan doa- doa yang mengalir indah dan tulus darinya, dan langsung saja airmata ini mengalir.(oh tentu saja dia protes ketika tahu aq menangis)

Ya Alloh, Alhamdulillah telah Engkau berikan untukku imam sekaligus suami yang begitu mencintaiku, menjadikanku ratu di dalam hatinya, kehidupannya dan didalam rumahnya.
Ya Alloh bimbinglah hamba untuk menjadi istri kebanggaannya yang juga mampu memberikan kebahagiaan dan ketenangan di setiapdetik dia menghirup nafasnya.
Ya Alloh jagalah kami, rumah tangga kami, hubungan kami
Jauhkan dari segala godaan syaitan dan fitnah
Limpahilah kami selalu berkahMu dan bukalah pintu rezeki kami dari segala penjuru kuasaMu
Lindungilah dan jagalah kami dan keluarga kami Ya Alloh
Amin..Amin..Amin..Ya Robbal Alamin..

*sudah tidak ada lagi kata - kata yang mampu terucap, terharu dan sungguh merasa beruntung, Alhamdulillah Ya Alloh atas segala limpahan RahmatMu

March 31, 2011

Terindah...

Saat dia menatap lekat di tengah tidurku, dan ketika aku terbangun, dia akan tersenyum dan mengecup keningku....
Saat dia mengatakan "Love U" yang tentu saja dilakukannya dengan tiba - tiba dan tanpa alasan...
Saat dia mengelus tanganku, menciumnya dan mengatakan "terima kasih sayang"....
Saat dia membelai rambutku ditengah tidurnya...
Saat dia tergopoh - gopoh datang dari kantornya dan mengantarkan makanan, tiba - tiba...
Saat dia gusar karena hari itu telfonnya tak terangkat karena aku lupa menaruh handphone dimana...
Saat dia menjewer kupingku karena terlambat sholat...
Saat dia memarahiku karena menuang sambel terlalu banyak didalam makanan...
Saat dia membelaku dan memarahi hasan dan husein saat mereka menjahiliku...*hemmmm..maap ya sansen aunty always numero uno kwkwkwkwkw*
Saat dia memelototkan matanya karena saya bilang "engga makan ah, dietttttt"....
Saat dia bilang "Cantiknyaaaa istrikuuu..." padahal baru bangun tidur dengan rambut berantakan...


*to be continued..*

February 09, 2011

tragedi 1 Februari

aq akan bercerita kepadamu kawan!! kejadian yang baru - baru ini terjadi, kejadian yang menyangkut harga diriku sebagai seorang istri yang terhormat dan bersahaja hahahaha*grind* yang sebelumnya saya berniat untuk menyimpannya selamanya. membuang memori tentang malam itu dan menghapus ingatan orang - orang yang terlibat di dalamnya..ohhh sungguh tragis kejadian malam itu.....*mengusap air mata dengan tissue sambil sesenggukan* beginilah kisahnya..silahkan menyimak..*duduk dilantai memandang kosong*


tiada hari yang kunanti selain tanggal 1 februari setelah aq melewati tanggal 30 oktober, bahkan aq selalu menghitung - hitung berapa lama lagi waktu yang tersisa. berbagai rencana telah terpikirkan dan kadang sambil mengkhayal seperti apakah yang akan terjadi..ohh sungguh indah khayalan waktu itu. suasana yang meremang dan hanya bercahayakan lilin kecil - kecil yang akan aku sematkan. 


dan pada hari itu aq ingat tanggal 29 Januari karena aq sempat bertanya kepada karyawan yang didepan mejanya ada kalender "tanggal berapa mas?" jawab dia "tanggal 29 mba", " oh ya, berarti tanggal 1 berapa hari lagi ya?" dan dia menjawab lagi "2 hari lagi mba" dan saya tersenyum lagi mendengarnya, sudah tidak sabar.


keesokan harinya aq sengaja pergi ke supermaket sendirian untuk melengkapi yang  dibutuhkan untuk hari besar itu. setelah disembunyikan dengan rapi semuanya maka yang harus aq lakukan adalah bersikap normal - normal saja. malam harinya hubby aq ajak ke puri mas untuk membeli jajanan buat orang - orang dirumah ibunya. dan dari raut wajahnya dia terlihat santai saja biasa saja. hemm aq berpikir, okay dia benar - benar lupa.


malam itu dengan tekad bulat sengaja tidak tidur aq  ingin menunggu dia melihat empat mata yang biasanya selesai sebelum jam 12. tapi apa daya mata ini sungguh tidak bisa diajak bekerja sama. aq justru terlelap dalam mimpi yang menceritakan tentang hubby yang terkena api dari lilin yang terpasang disebuah kue. saking kagetnya aq terbangun dengan kepala yang pusing luar biasa dan jantung berdetak kencang. begitu melihat jam, astaga sudah jam 2 lebih dan hubby sudah terlelap disampingku. dengan kesadaran yang mungkin tersisa hanya seperempat saja aq berlari kedapur (astaga apa yang ada didalam otakku pada saat itu, aq sendiri pun tak tahu) sampai dapur aq ambil tiramisu  yang udah aq persiapkan kemarin aq taruh lilin - lilin kecil diatasnya kemudian segera berlari kekamar. sesampai dikamar aq bangunkan hubby dan bernyanyi bersemangatkan perjuangan 45 " happy b'day to u..happy b'day to u...." hubby yang terbangun dengan mata kriyip - kriyip bengong aja, kemudian dia berkata " besok kan tanggal 31" tus balik badan tidur lagi.


 Jweedeeeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...!!.aq langsung lemes seketika sampe - sampe lilin yang jatuh ke tangan ga terasa sama sekali (oh yeah itu berbekas). aq langsung terduduk dibawah mengatur jantung yang dari tadi jedag - jedug, aq matiin semua lilinnya dan termangu..begooooo, bulan januari tu sampai 31 bukan 30 jadi kalo tanggal 30 maka masih ada 31..huaaaaaaaaaa...setelah tadi sempat hampir marah liat reaksi suami yang super dingin langsung berganti menjadi malu. "maluuuuuuuuuuuuuuuuuuu kok bisa - bisanya aq sestupid ini, ga ngecek sendiri malah cuma nanya doang, kenapa aq ga ngecek sendiri kalendernya, begoooooooooo" aduuuu aq langsung malu semalu - malunya. akhirnya setelah aq rapikan semuanya aq kembali tidur dengan perasaan kacau balau, antara malu, kesel, menyesal, merasa bego smua campur aduk. entahlah bagaimana besok reaksi hubby tentang kejadian ini. okay aq harus mempersiapkan hati dan kuping untuk setiap ejekannya esok pagi. aq udah tau dia tidak akan membiarkan kebodohanku ini berlalu begitu saja.


pagi - pagi hubby membangunkanku buat sholat subuh, selesai sholat aq liat dia biasa saja, langsung duduk didepan tipi kemudian meminta secangkir teh hangat. aq bengong dibuatnya, kok dia biasa aja, ga bereaksi apa - apa, "oh my goodness, dia lupaaaaaaa, ato jangan - jangan dia pura - pura lupa?" aq sibuk dengan pikiranku sendiri, menebak - nebak, sungguh tidak mungkin dia pura - pura lupa, itu bukan keahliannya, keahliannya adalah mengejekku sampai berurai air mata, "ohh jangan - jangan dia bener - bener lupa!!!Eurekaaa..dia lupa!!berarti aq bisa bikin surprais lagi selanjutnya nanti malam.


setelah ngeteh, ngemil, hubby masih anteng didepan tipi, leyeh - leyeh, aq bergemintang seketika, yesss bisa diulang lagi kejutannya. tak lama datang si krucil yang bernama husein, si Muhammad husein ini datang dengan muka tanpa dosa karena bangun dari tidur dan teriak - teriak minta dibuatkan susu. "kenapa lagi si krucil ini pagi - pagi udah heboh" dari dalam kamar karena sambil beberes dan rapi - rapi saya mendengar si husein dari dapur berteriak heboh "es timmmmm..es timmmmmmmm..asyikkkkkkk..dikulkas ada es timmmmmm..., dimakan sekarang ya dimakan yaaaa..." seketika aq membatu didalam kamar "My God, tiramisuku.." langsung semua pada ribut "punya siapa sich" kemudian kakak ipar bertanya ke hubby yang ditimpali hubby "kalo ga ada yang punya mungkin punya arie kali" jwederrrrr..tambah mematunglah aq. 


akhirnya si Muhammad husein ini keluar dengan tertawa - tawa dan menenteng tiramisu yang semalam. "onti..onti..makaci yaaaaa..es timnya..dimakan baleng - baleng yaaaa..cini ontiiii ciniiiiii.." dia menarik tanganku kedepan tipi, bersama hubby. dan sikrucil satu ini langsung memanggil partner in crime nya "ca..ca....cini ca..makan es tim caaaaaaa....bangun caaaaaa" demi mendengar panggilan saudara tercintanya si krucil yang bernama Ahmad Hasan pun keluar dan langsung memeluk kembaranya "es timmmm dimakan baleng  - baleng yaaa.." si husein pun bilang "iyaaa dimakan baleng - baleng caaaa..dibeli onti lohhh..makaci ca makaci..." dan sihasan ini dengan muka masih belekan campur liur menciumku sambil bilang "makaci onti..bolo ya boloooo..." 


melihat itu semua aq hanya diam kemudian airmata mulai keluar , langsung aq berlari kekamar, dan hubby yang melihat aq menangis menyusul kekamar dan sibuk bertanya kenapa. bukan karena aq ga mau tiramisu itu dimakan oleh mereka, bukan, karena toh nanti juga buat mereka tapi aq ingin itu buat surpraise ke hubby dulu, aq ingin hubby melihatnya dulu baru setelah itu qta nikmati bersama. tapi apa daya semua udah terjadi. 


hubby semakin bingung dengan sikapku dia bertanya terus ada apa "kan cuman tiramisu doang, nanti bisa beli lagi" katanya. dengan berurai airmata aq jelasin semuanya, kalo bukan karena itu. "aq pingin hubby yang melihatnya, aq mau kasih surpraise ini, nanti hubby make a wish dan meniup lilinnya, nanti aq orang pertama yang akan mengucapkan selamat datang di usia baru dengan disertai doa yang indah yang udah aq persiapkan sebelumnya, aq pingin hubby yang memakan potongan pertama tiramisu itu karena aq tau hubby sangat menyukainya" sambil menangis aq terus meracau. "tapi yang terjadi aq malah mengacaukan semuanya dengan salah tanggal". semakin banyak airmata yang keluar. dengan suara sesenggukan aq melanjutkan "tapi yang terjadi apa, hubby malah bengong aja kemudian bilang 'besok tanggal 31' ke aq terus tidur lagi gimana aq ga kesel" aq terus mengomel sambil menangis. kemudian hubby memelukku dan berkata "Ya Alloh istrikuuuu..sayangku..aq lupa, semalem ga sadar sama sekali, masak sich aq bilang gitu? maaf ya, aq bener - bener ga sadar dan lupa". setelah itu hubby mengambil roti sisa semalem yang aq beli buat ibunya, kemudian mengambil lilin dan berkata "ya udah sekarang tanggal 1 februari" dia bernyanyi dan make a wish. aq semakin keras menangis. lalu dia berkata "sekarang potongan pertama buat istriku tercantik didunia, terima kasih ya udah memberikan cinta yang begitu besar untuk suamimu ini" dan dia menyuapkan roti itu dan memelukku erat. diluar kamar para krucil berdendang ria sambil memakan tiramisu itu " enak ya caaa..enaakkk yaaa....."
                                                    picture from heartit
*buat suamiku tersayang, walaupun kacau perayaan ultahnya tapi kamu tau kan klo cintaku padamu utuh, dan semakin bertambah terus setiap hari. semoga hubby selalu sehat selalu diberkahi rahmat Alloh dan menjadi imam yang akan membawa keluarga qta ke surga, semoga Alloh menjodohkan qta didunia dan akhirat yank. aminnn*

January 16, 2011

after eight months..


sebagian besar kerabat yang datang ke pernikahan kami kemarin selalu berkata "mo honeymoon kemana ni?" atau setelah beberapa hari kita menikah "aduh pengantin baru..tinggal hepi - hepinya nich ye.." hmmm...kenapa pengantin baru selalu identik hanya dengan honeymoon? padahal sebenarnya maknanya jauh lebih dalam dari sekedar "senengnya yang pengantin baru". bukan..bukan karena saya engga' mengalami masa menjadi newliwedds yang setiap hari bawaannya pengen bobo' terus tersenyum lebar, tentu saja mengalami itu, tapi bukan itu inti dari celutukan saya sekarang, lebih dari itu *tumben mikir*

menurut saya menikah berarti memasuki gerbang 'dufan' beneran dufan, dunia fantasi, yang penuh dengan permainan itu, dan mendapatkan kesempatan selamanya untuk merasakan semua permainannya. jika belum fasih kita menaklukkannya maka akan terus berulang sampai kita mampu melewatinya, setelah itu beralih ke permainan berikutnya dan akan seperti itu terus untuk berikutnya. ada permainan yang menenangkan bahkan bikin ngantuk, tapi ada juga tornado yang melecutkan adrenalin kita.

pernikahan adalah sebuah lanjutan dari fase kehidupan yang membentuk kehidupan kita berikutnya dan menentukan kwalitas kita sebagai manusia seutuhnya (jiaaahhhh dalem dan pinter hahahha). proses selalu belajar dan belajar yang tidak pernah berhenti, berbagai ujian - ujian yang jika belum mampu kita menyelesaikan dengan baik akan terus berulang sampai kita benar - benar mampu melewatinya dengan nilai maksimal. sebuah proses yang mampu menjadikan kita semakin dewasa dan bijak dalam menjalani kehidupan.

bagi saya karena tidak mengalami masa pacaran seperti pada umumnya, karena kebetulan dari awal pacaran selalu berjauhan, jadi bisa dibilang butuh sangat - sangat banyak energi yang dianggarkan untuk beradaptasi. dulu jaman masih pacaran paling hanya beberapa jam menghabiskan waktu bersama setelah berbulan - bulan tidak bertemu, nach kalo sekarang bisa dibilang hanya 9 jam tidak bertemu dari 24 jam yang tersedia belum kalo hari minggu bisa seharian selalu bersama (yippiiiii ). segala macam habit - habit aneh yang dulu tidak kelihatan bisa jadi nano - nano yang mewarnai kita, kebiasaan saya susah bangun pagilah yang paling sering jadi bahan ejekan dia.

menikmati masa pernikahan sungguh bagai roaler coaster, segala yang terjadi bisa menjadi moment yang harus di prasastikan. Alhamdulillah yang kami jalani sebagai proses adaptasi 'berbagi hidup' bukan seperti suguhan sinetron yang kita lihat sehari - hari di televisi. saya mencintai semua yang saya miliki saat ini. saya mencintai sepenuh hati suami yang selalu memperlakukan saya bak seorang 'queen'  menjulurkan lidah , saya mencintai ibu dan ayah mertua yang senantiasa menyayangi kami dengan tulus, dan saya menyanyangi semua yang juga sayang pada kami (hayahhhh..pamrihhhh kwkwkwkw). 

menjadi istri berarti belajar, belajar melayani yang imbalannya adalah kasih sayang suami dan surga (Ridho suami adalah Ridho Alloh), belajar berbagi kalo di hidupku berarti, harus segera sadar kalo suami udah ngejitak dan ngomel karena fb&twitteran melulu, belajar lebih keras tentang 'anger management' biar engga sering ngambekan dengan alasan ga jelas, belajar mengalah *okay aq perjelas sebelum suami protes* belajar dari dia bagaimana mengalah, memahami, mengerti karena memang benar dia mencontohkan dulu kepada saya, yap memang harus diikuti contoh yang baik ini. saya ingat sekali menulis di buku sakti "belajar paling efektif adalah dari orang terdekat, suamiku yang selalu mengajarkan banyak hal kepadaku". 

 tapi kalo di tilik lebih detail sebenarnya banyak juga protes - protes  pada suami yang saya selalu mentolerir, see.. sebenarnya saya engga terlalu egois - egois amat kok   bangga diri contohnya nich, dia suka banget berjanji tetapi suka juga mengingkari "iya nanti di bawain" abis itu "maap sayang lupa" eerrrrrrrr..krauk*rasakan!!!*, suka males - malesan kalo di ajak belanja, suka tidur kalo abis sholat subuh, suka ngomel kalo saya kebanyakan OL, suka ngetekin kalo baru pulang kerja, iuhh baunya sungguh efektif buat terapi diet. tuch sabar juga kan saya sebagai istri, banyak ngalahnya kan, soal apa - apa aja suami bersabar engga usah dech di ceritain tar apa yang saya paparkan didepan malah jadi kelihatan tidak berarti, sungguh sia - sia dong jumawa saya barusan setan hahahaha..

intinya up and down our life its all blessed, semua saya syukuri, walau tidak berbulan madu ke barcelona atau ke bali seperti yang lain, tapi apa yang telah suami berikan sudah lebih dari yang saya harapkan. seharian bersama dia sudah seperti duduk - duduk di bawah menara eiffel (kyaaa..gomballlll) walo tidak hanya merasakan manis saja (bosan nanti, jeleh..hahaha) tetapi itu jauh lebih mewarnai hidup saya, yang penting adalah semua di tanggung dia (suami masuk surga istri ngikut sajatertawa ), jadi saya tinggal melenggang ringan menikmati udara hahahahha..
*batik city, gerimis, sambil ngemil hula - hula kacang hijau campina*
picture from tumblr

January 04, 2011

everyday is more more more loving u

02.05 am
istri: laper....*tapi mata merem
suami: aq ambilin ya
suami: lauknya abis sayang aq beliin ya *ambil kunci
hampir setengahjam berselang baru suami datang
suami:maem gih, pak chudori abis ini tpt ke 4 tp ga enak, gpp ya
istri:...*bercucuran air mata
suami: yuk di maem kok malah nangis td sore kan ga makan