huaaa... sebentar lagiiii...tung itung itung... hariii...
kmrn waktu check up rutin pak dokter bilang kemungkinan 2 minggu paling cepet bisa ketemu dengan si dede' yayyyy..ga sabarrrr...
dan sekarang saya sedang menghipno diri sendiri "kalo selama hamil sungguh moment yang membahagiakan dan luarrrr biasaaaaa..maka begitu juga dengan proses lahir nanti" okay boy, lets rock that day!!!!!!! "melahirkan itu membahagiakan" ucapkan terus tiap inget wes pokoknya :))
buang semua was-was dan negative thingking pokoknya *tarik napas panjanggggg
sebenernya kalo masalah persiapan menyambut si jagoan ini kita termasuk yang santai santai saja. ga ada kegiatan kalap belanja, semua biasa aja. bukan karena ga exited, tapi kita lebih prepare sama mental dan finansial. soal popok dan bolonya udah beli (dan UDAH DIBELIIN JUGA SAMA BUDHE BALI yayyness..) dan mengikuti saran para orang tua, 'ga usah lebay' jadi bener-bener yang penting aja dulu yang di beli. nanti sambil jalan bisa tau kok apa aja kebutuhannya. dan tentu saja sikap ini "bukan gue banget" kalo terjadinya beberapa tahun kemarin. haha.
karena saya tipe lebay suka ngikut-ngikut kwkwkw, duluu, melihat banyak temen yang udah lebih dulu mengalami masa kalap belanja baju buat babynya saya suka membayangkan pasti nanti bakalan kaya gitu juga, mungkin bisa lebih lebay lagi :D
tapi ketika saya hamil dan sekarang udah ga sabar lagi ketemu si boy saya malah lebih tenang dan anteng. oke memang udah ada list semua kebutuhan tapi saya ga langsung ngeracau ke suami "ayo kita beli..ayo kita ngabisin duit". aneh juga dengan saya yang sekarang. kita beli yang bener-bener penting tapi tetep pilih yang paling mahal haha *sama waeee* ato hal ini terjadi karena kebutuhan si boy udah dibeliin semua ma kakakku ya. tinggal nunggu datangnya barang aja nih *wink*kasihkodekeorangnya*
tapi memang sekarang saya merasakan perubahan. dulu saya tipe orang yang paling ga sabaran, apalagi kalo ada kemauan ato keinginan. pokoknya harus dapet dan secepat mungkin terwujud, kalo ga ngambek dech. tanya ibuku. dan perubahan ini terjadi setelah saya menikah. mungkin ini karena saya belajar atau bisa juga karena doa-doa suami tiap malam jadi akhirnya istrinya bisa lebih sadar :))
dulu saya ingat ketika awal menikah, saya berprinsip engga mau yang namanya tinggal di rumah mertua. makanya saya minta suami pokoknya begitu saya sampai di kotanya rumah harus udah ada. padahal pada saat itu suami punya pemikiran lain. karena saya benar-benar baru dia ingin saya adaptasi dulu sambil sementara tinggal di rumah biar ada ibunya yang nemenin saya kalo dia kerja. tapi saya ngotot pengen langsung tinggal sendiri. karena mendadak akhirnya malah dapet rumahnya yang jauh di pinggir kota dan daerahnya sepi. akhirnya bapak mertua ga ngijinin kita nempatin rumah itu dan maksa saya tinggal di rumah dulu sampai dapet rumah yang dikota dan lebih mudah fasilitasnya mau kemana - mana gampang (alasannya dia khawatir kalo saya sendirian di rumah sedang suami suka lembur sampe malem). awal tinggal di rumah mertua saya memang merasa rikuh dan ga sabar pengen mandiri, tapi ternyata begitu tiba waktu suami ngajakin buat mandiri dan pindah ke rumah sendiri, saya berasa sediiihhhh sekali harus ninggalin rumah mertua (keenakan ceritanya hahaha). sampe sekarangpun suka ditelponin bapak mertua buat makan bareng dirumahnya.
selama saya hidup dengan suami banyak banget pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan. terutama untuk sifat saya ini yang ga sabaran. karena suami tipe yang sabar dan terencana mau menikmati proses. suami tidak pernah bilang tidak pada semua keinginan saya. apa yang saya minta dia selalu bilang iya, oke, siap!! bahkan kadang saya merasa dia terlalu memanjakan. hal ini membuat saya tersadar dan jadi mulai berpikir. memang dia selalu memenuhi permintaan saya, tapi dia juga mengajak saya menikmati proses untuk mendapatkan keinginan itu di saat yang tepat. dia tidak menyuruh tapi dia mencontohkan, dan tanpa lelah terus mengulang pelajaran ini. setiap saya protes dan mulai ngotot dia akan mengajak saya untuk melihat lagi kenapa memang tidak selalu apa yang kita inginkan harus didapatkan saat itu juga. bersabar dan menunggu justru membuat kita mendapatkan jauh lebih baik dari yang kita harapkan. dia mengajarkan untuk selalu mempunyai impian, mengajarkan juga untuk berusaha meraihnya tapi juga mencontohkan bersabar untuk bisa mendapatkannya di saat yang tepat, tanpa harus memaksakan diri untuk mendapatkannya saat itu juga. karena ternyata itulah pangkal terjadinya stres, yap seperti yang saya alami dulu.
kita punya banyak mimpi, punya banyak keinginan, tapi kita juga menikmati apa yang kita miliki saat ini. tidak pernah berhenti berusaha untuk meraih mimpi, tapi tidak juga melupakan kita sudah mendapatkan ribuan nikmat yang tidak bisa terhitung jumlahnya dari Allah saat ini. mungkin inilah yang membuat saya lebih tenang dan lebih rileks menjalani hidup.
dan yang pasti saya tidak pernah kok berhenti bermimpi dan tidak berhenti untuk mewujudkan keinginan dan impian itu :) dan semuanya itu ada prosesnya.
*ini harus ditulis karena saya tidak ingin melupakan insight yang saya dapatkan ini*
April 11, 2012
April 02, 2012
Menikah
beberapa waktu lalu mertua saya mempunyai hajat menikahkan anak bontotnya. walo ga tinggal serumah dengan mertua tapi hampir setiap hari saya dan suami selalu nyempetin buat maen walo kadang cuma 10menitan, sekedar mampir. dan saya melihat sendiri bagaimana riweh dan sibuknya mereka mempersiapkan pernikahan kali ini. semua orang sibuk dan tentu saja , sebuah pernikahan ga asyik kan kalo ga ada permasalahan dalam mempersiapkannya.
tapi jujur saya ikut stres melihat proses presiapan pesta pernikahan itu karena ibu mertua yang jadi sakit-sakitan dan stres berattt . dan yang bisa saya lakukan cuman sekedar nemenin ngobrol dia mendengarkan ceritanya tentang hal-hal yang memusingkan menurut beliau, bawain kue-kue kesukaannya ato cerita menghibur tentang kehamilan dan cucunya yang ternyata cuman bisa membuat tersenyum saat itu saja, berikutnya tetap saja menangis :(
keinginan anaknya yang ingin mendapatkan pesta seperti impiannya dan kebiasaan orangtuanya yang sederhana tentu saja membuat keluarga tersebut sedikit kelimpungan dalam segala persiapan, dan dampak psikis yang di timbulkan akibat stressor yang muncul belum hilang sampe saat saya menulis ini, ketika sudah hampir sebulan berlalu. ibu mertua masih sakit dan entah apa saja yang dia pikirkan saat ini. sedih melihatnya :((
saya jadi inget dua tahun yang lalu, waktu itu persiapan pernikahan saya serahkan semuanya sama ibu. saya manut saja dengan kemauannya, tapi, bukan berarti lancar jaya. ada ego saya yang alasannya sangat 'tolol' sempat membuat saya terlibat perang dingin dengan ibu dan bapak walo sebentar dan bukan hal yang besar, tapi penyesalan sesudahnya yang masih terus teringat sampai sekarang apalagi pas ngeliat pernikahan adik ipar kemarin. kenapa juga dulu saya bisa bersikap bodoh begitu, padahal hanya karena hal sepele. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan belajar dan melihat kesalahan, jangan sampai hal itu terulang, membuat ibu dan bapak bersedih karena keegoisan saya. sebisa mungkin sekarang hanya kebahagiaan yang saya berikan buat mereka. karena melihat ibu mertua begitu bersedih mengingatkan saya pada ibuku sendiri walo masalah yang saya timbulkan waktu itu ga seberapa jika dibandingkan dengan beban yang ibu mertua rasakan, tapi sedih juga kannnnnn.
padahal ketika pernikahan sudah terjadi dan mulai memasuki kehidupan pernikahan yang sebenernya semuanya itu menjadi tampak tidak penting lagi. pesta yang mewah, makanan yang mewah dan semua printilan-printilannya itu semua hanya akan terlupakan begitu saja. pengantinnya mungkin kadang masih bisa mengingat tapi para tamu yang dulu diharapkan terkesan dengan pesta yang diadakan bisa jadi langsung lupa begitu menghadiri pesta pernikahan lainnya. lalu buat apa itu semua. menjalani kehidupan pernikahan sungguh jauh berbeda dengan masa berpacaran.atau pada saat pesta berlangsung.
tidak tahu apakah pasangan lain juga mengalami hal yang sama, tetapi buat saya dan suami, menjalani kehidupan yang sebenarnya ya setelah menikah dan hidup bersama . itulah PESTA yang sesungguhnya yang harus kita hadapi.
mengutip kata-kata istri bawel, bahwa pernikahan itu seperti mengupas bawang, berisi tangis dan tawa, menangis karena mata pedih harus mengupas si bawang dan tertawa karena melihat ternyata masih banyak bawang yang harus dikupas :))
ini bukan cerita umum yang pasti terjadi pada setiap orang. saya berserita tentang saya sendiri dan apa yang saya alami, jadi ini bukan mengeneralisasikan suatu sudut pandang. ini murni subyektip sudut pandang saya sendiri
kalo didalam kado sering ada ucapan 'selamat menempuh hidup baru' itu memang benar!! kehidupan setelah saya menikah memang baru semuanya. suami baru, rumah baru, daerah baru, orang tua baru, saudara baru, lingkungan baru, dan baru-baru lainnya. semuanya baru. pantesan juga semua orang waktu itu bilang kita penganten baru (ga nyambung)
dan proses untuk beradaptasi itulah yang membuat kita mengalami masa 'menangis mengupas bawang' pada waktu itu. dan kita sungguh-sungguh bersyukur bisa melewati dan mendapatkan cara agar mata tidak perih ketika 'mengupas si bawang' itu.
menangis ketika mengupas bawang itu pasti, tapi setelah bawang di goreng, sungguh menyedapkan setiap masakan kan? ya sama dengan kehidupan pernikahan. ketika bergulat dengan proses saling mengenal dan beradaptasi mungkin sambil diselingi tangis, tapi ketika sudah mendapatkan "klik" nya tinggal tawa dan masa berpacaran dengan suami/istri yang indah yang kita dapatkan :)))
jadi bukan pestanya yang harus di buat tampak semewah dan semeriah mungkin, ato makeup artisnya harus yang terbaik agar menjadi pengantin tercantik hari itu, atau undangannya di buat seelegan mungkin agar orang takjub, tapi yang paling penting adalah, bagaimana suami dan istri bahu membahu bergandengan tangan bekerja sama, membuat pernikahan seumur hidup menjadi megah, meriah, elegan dan istri selalu merasa cantik kapanpun juga, tanpa harus berusaha agar semua orang tahu dan kagum. tapi kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh masing-masing pasangan. karena bahagia itu berasal dari hati, dan ketika bahagia maka akan nyaman menjalani hari - hari pernikahan, cinta akan terpupuk setiap harinya. kebahagiaan itu untuk dirasakan bukan untuk diperlihatkan pada orang-orang.
menikah berarti menautkan dua hati saling membutuhkan untuk menjalani hari bersama sampai nanti di akhirat. aamiin.
tapi jujur saya ikut stres melihat proses presiapan pesta pernikahan itu karena ibu mertua yang jadi sakit-sakitan dan stres berattt . dan yang bisa saya lakukan cuman sekedar nemenin ngobrol dia mendengarkan ceritanya tentang hal-hal yang memusingkan menurut beliau, bawain kue-kue kesukaannya ato cerita menghibur tentang kehamilan dan cucunya yang ternyata cuman bisa membuat tersenyum saat itu saja, berikutnya tetap saja menangis :(
keinginan anaknya yang ingin mendapatkan pesta seperti impiannya dan kebiasaan orangtuanya yang sederhana tentu saja membuat keluarga tersebut sedikit kelimpungan dalam segala persiapan, dan dampak psikis yang di timbulkan akibat stressor yang muncul belum hilang sampe saat saya menulis ini, ketika sudah hampir sebulan berlalu. ibu mertua masih sakit dan entah apa saja yang dia pikirkan saat ini. sedih melihatnya :((
saya jadi inget dua tahun yang lalu, waktu itu persiapan pernikahan saya serahkan semuanya sama ibu. saya manut saja dengan kemauannya, tapi, bukan berarti lancar jaya. ada ego saya yang alasannya sangat 'tolol' sempat membuat saya terlibat perang dingin dengan ibu dan bapak walo sebentar dan bukan hal yang besar, tapi penyesalan sesudahnya yang masih terus teringat sampai sekarang apalagi pas ngeliat pernikahan adik ipar kemarin. kenapa juga dulu saya bisa bersikap bodoh begitu, padahal hanya karena hal sepele. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan belajar dan melihat kesalahan, jangan sampai hal itu terulang, membuat ibu dan bapak bersedih karena keegoisan saya. sebisa mungkin sekarang hanya kebahagiaan yang saya berikan buat mereka. karena melihat ibu mertua begitu bersedih mengingatkan saya pada ibuku sendiri walo masalah yang saya timbulkan waktu itu ga seberapa jika dibandingkan dengan beban yang ibu mertua rasakan, tapi sedih juga kannnnnn.
padahal ketika pernikahan sudah terjadi dan mulai memasuki kehidupan pernikahan yang sebenernya semuanya itu menjadi tampak tidak penting lagi. pesta yang mewah, makanan yang mewah dan semua printilan-printilannya itu semua hanya akan terlupakan begitu saja. pengantinnya mungkin kadang masih bisa mengingat tapi para tamu yang dulu diharapkan terkesan dengan pesta yang diadakan bisa jadi langsung lupa begitu menghadiri pesta pernikahan lainnya. lalu buat apa itu semua. menjalani kehidupan pernikahan sungguh jauh berbeda dengan masa berpacaran.atau pada saat pesta berlangsung.
tidak tahu apakah pasangan lain juga mengalami hal yang sama, tetapi buat saya dan suami, menjalani kehidupan yang sebenarnya ya setelah menikah dan hidup bersama . itulah PESTA yang sesungguhnya yang harus kita hadapi.
mengutip kata-kata istri bawel, bahwa pernikahan itu seperti mengupas bawang, berisi tangis dan tawa, menangis karena mata pedih harus mengupas si bawang dan tertawa karena melihat ternyata masih banyak bawang yang harus dikupas :))
ini bukan cerita umum yang pasti terjadi pada setiap orang. saya berserita tentang saya sendiri dan apa yang saya alami, jadi ini bukan mengeneralisasikan suatu sudut pandang. ini murni subyektip sudut pandang saya sendiri
kalo didalam kado sering ada ucapan 'selamat menempuh hidup baru' itu memang benar!! kehidupan setelah saya menikah memang baru semuanya. suami baru, rumah baru, daerah baru, orang tua baru, saudara baru, lingkungan baru, dan baru-baru lainnya. semuanya baru. pantesan juga semua orang waktu itu bilang kita penganten baru (ga nyambung)
dan proses untuk beradaptasi itulah yang membuat kita mengalami masa 'menangis mengupas bawang' pada waktu itu. dan kita sungguh-sungguh bersyukur bisa melewati dan mendapatkan cara agar mata tidak perih ketika 'mengupas si bawang' itu.
menangis ketika mengupas bawang itu pasti, tapi setelah bawang di goreng, sungguh menyedapkan setiap masakan kan? ya sama dengan kehidupan pernikahan. ketika bergulat dengan proses saling mengenal dan beradaptasi mungkin sambil diselingi tangis, tapi ketika sudah mendapatkan "klik" nya tinggal tawa dan masa berpacaran dengan suami/istri yang indah yang kita dapatkan :)))
jadi bukan pestanya yang harus di buat tampak semewah dan semeriah mungkin, ato makeup artisnya harus yang terbaik agar menjadi pengantin tercantik hari itu, atau undangannya di buat seelegan mungkin agar orang takjub, tapi yang paling penting adalah, bagaimana suami dan istri bahu membahu bergandengan tangan bekerja sama, membuat pernikahan seumur hidup menjadi megah, meriah, elegan dan istri selalu merasa cantik kapanpun juga, tanpa harus berusaha agar semua orang tahu dan kagum. tapi kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh masing-masing pasangan. karena bahagia itu berasal dari hati, dan ketika bahagia maka akan nyaman menjalani hari - hari pernikahan, cinta akan terpupuk setiap harinya. kebahagiaan itu untuk dirasakan bukan untuk diperlihatkan pada orang-orang.
menikah berarti menautkan dua hati saling membutuhkan untuk menjalani hari bersama sampai nanti di akhirat. aamiin.
March 31, 2012
cari alasan
lama tidak menyambangi rumah keduaku, kangenn sangat :D
kenapa saya lama tidak mengoceh disini? karena saya sedang hamil besar (ada gitu hubungannya) oh tentu saja sangat berhubungan.
kalo kemarin trimester pertama kedua sempet jumawa masih bisa naek-naek kursi pasang kawat lubang udara, bersihin gudang, pasang kompor baru segala, maka...di trimester 3 saya kebanyakan gempor tak berdayaaa.
beneran, kegiatan rutin jalan tiap pagi sekarang berganti hanya menjadi tiap sabtu ato minggu itu kalo engga kegoda buat leyeh-leyeh angkat kaki diatas tumpukan bantal (karena malamnya kakiku keraammm hiks) sambil nonton acara kuliner, jalan terjauh yang sekarang mampu saya lakukan hanya sampe rumah mertua aja ato ke warung makan buat beli sarapan.
kenapa itu bisa terjadi? karena kaki saya udah bengkakkkk (tidakkkkk..) dan menurut analisa dokter bukan karena saya kurang jalan kaki ato kebanyakan ngemilinasam garam malah katanya saya terlalu banyak jalan kaki. silahkan anda berbingung ria sama seperti saya sekarang. lah gimana bisa, bukannya malah di suruh banyak jalan kaki sama mbah buyut orang-orang tua di usia kehamilan yang makin besar??
tapi kegiatan rutin tetep bisa sih normal seperti biasa. ngurusin gallery, ngurusin rumah seperti biasa, tapiiiii...saya jadi amat sangat mudah capekkkkkkkk. jalan 5 menit kaki jadi kejang-kejang, keringat sebesar buliran jagung menetes tiada henti, baju mudah banget basah dan baunya iyuuhhh mashaallah, aku sendiripun tak sanggup untuk menciumnya :(
jadi kalo abis nyapu 10menit saya istirahat 1 jam, abis nyuci 1 jam saya istirahat 2 jam *sambil nonton korea* abis sholat magrib? duduk sebentar bisa tiba-tiba kebangun posisi yang sama jam 1 malem *0*
kalo udah sesiangan beraktivitas yang lumayan banyak jalan kaki dan lumayan menguras tenaga bisa dipastikan saya langsung tepar sampe pagi.
intinya dari semua pemaparan di atas adalah saya jadi tidak punya waktu buat ngeblog karena saya banyak melakukan aktivitas tidur zzzzz...zzzzz.....(jangan ditiru tolong!!!!)
kenapa saya lama tidak mengoceh disini? karena saya sedang hamil besar (ada gitu hubungannya) oh tentu saja sangat berhubungan.
kalo kemarin trimester pertama kedua sempet jumawa masih bisa naek-naek kursi pasang kawat lubang udara, bersihin gudang, pasang kompor baru segala, maka...di trimester 3 saya kebanyakan gempor tak berdayaaa.
beneran, kegiatan rutin jalan tiap pagi sekarang berganti hanya menjadi tiap sabtu ato minggu itu kalo engga kegoda buat leyeh-leyeh angkat kaki diatas tumpukan bantal (karena malamnya kakiku keraammm hiks) sambil nonton acara kuliner, jalan terjauh yang sekarang mampu saya lakukan hanya sampe rumah mertua aja ato ke warung makan buat beli sarapan.
kenapa itu bisa terjadi? karena kaki saya udah bengkakkkk (tidakkkkk..) dan menurut analisa dokter bukan karena saya kurang jalan kaki ato kebanyakan ngemilin
tapi kegiatan rutin tetep bisa sih normal seperti biasa. ngurusin gallery, ngurusin rumah seperti biasa, tapiiiii...saya jadi amat sangat mudah capekkkkkkkk. jalan 5 menit kaki jadi kejang-kejang, keringat sebesar buliran jagung menetes tiada henti, baju mudah banget basah dan baunya iyuuhhh mashaallah, aku sendiripun tak sanggup untuk menciumnya :(
jadi kalo abis nyapu 10menit saya istirahat 1 jam, abis nyuci 1 jam saya istirahat 2 jam *sambil nonton korea* abis sholat magrib? duduk sebentar bisa tiba-tiba kebangun posisi yang sama jam 1 malem *0*
kalo udah sesiangan beraktivitas yang lumayan banyak jalan kaki dan lumayan menguras tenaga bisa dipastikan saya langsung tepar sampe pagi.
intinya dari semua pemaparan di atas adalah saya jadi tidak punya waktu buat ngeblog karena saya banyak melakukan aktivitas tidur zzzzz...zzzzz.....(jangan ditiru tolong!!!!)
March 07, 2012
boosting my mood
kemarin saya merasa menjadi hari terberat, begitu banyak cerita yang saya dengar yang membuat suasana hati benar - benar buruk. ibu mertua yang sedang sakit karena masalah yang di hadapinya, kakak suami yang terdekat tiba - tiba koma setelah menjalani cuci darah (Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik) dan ada sekelumit cerita dari saya sendiri yang kalo sekarang masih enggan rasanya bercerita.
yang terjadi kemarin benar - benar membuat saya bersedih (liat kan tatanan bahasa resmi ini, pasti bisa mewakili kegalauan hati cieee)
Alhamdulillah sekarang semua sudah lebih baik dan lebih ringan, tentu saja si penyejuk hati, yang dari semalem terus ngasih semangat :)
jadi..huzahhhhhhh semua sedih dan galauuuu aku ga butuhhhh...lebih baik sekarang cerita yang asyik-asyik aja sepertiiii...KEPERLUAN SI JAGOAN..hehehe..
kemarin ada yang berjanji mo ngado semua keperluan ponakannya yang naga-naganya bakal jadi idaman wanita - wanita di jamannya nanti (beware mami, bewareeeeee!!!!), katanya semua mo dikirim dari bali, tus saya di suruh menulis semua yang dibutuhin disini. oke dech kakaaaaa..ini saya kasih listnya:
untuk perlengkapan bobo:
1. kasur baby, ini supaya kalo sikecil bobo aman tanpa ada rasa takut bakal ketindih ato ketendang bapake ato ibuke :))
2. bantal + guling baby
3. alas ompol / perlak
4. kelambu, iya ga sih ini?
5. bantal peang
6. bantal menyusui
7. selimut baby
perlengkapan mandi:
1. ember baby + tempat sabun dan temen-temene mungkin bakalan ambil dari toko mertua, jadi ga usah gapapa :D
2. handuk baby
3. washlap
4. segala macam sabun, sampo, minyak telon, minyak kayu putuh dan konco-koncone. katanya switsal natural baunya paling harum dan seger ya (itu loh yang iklannya dian sastro)
5. kapas bulat, kassa steril, cotton buds, gunting kuku baby, sisir baby (biar tambah ganteng)
6. tissu basah, tissu kering
"mosok iki yo arep dikirimin juga??..mentahnya aja kakaaaaa..mentahnyaaaaa, nanti no rekening aku sms yaaaa..."
perlengkapan p3k:
1. termometer
2. sedotan ingus
3. cream anti ruam
4. apa lagi ya masih bingung ini nambahinya
"mo dikirim juga?? lewat rekening aja siiiiihhhhhhh hahahaha...
ini yang paling menyenangkan, list baju baby:
1. baju baby lengan panjang / lengan pendek, inget jangan bunga-bunga ya, jangan juga gambar tokoh pilem-pilem kartun di tipi macam saun the sheep dkk, mamaknya tak suka itu apalagi upin ipin jangan yaa. warna semua bolehlah, asal jangan pink gonjreng aja :))
2. celana panjang / celana pendek baby, persayaratan sama dengan di atas
3. piyama, jangan yang ketutup kakinya ya biar bisa di pake lama gitu :DD
4. sarung tangan, sarung kaki
5. kaos kaki baby
6. topi, jumper, dan temen-temene
7. sepatuuuuu!!!!! harus yang lucu ya kakakkkkkk :))
8. kalo popok, gurita baby biar dari sini saja belinya tak usah repot-repot
9. clodi!!!!!! biar kalo malem bisa bobo nyenyak jadi si dede ga perlu pake pampers
10. gendongan baby
11. apa lagi ya yang kurang? mungkin nanti bisa di tambahin lagi ya budheee kalo si maminya ini menerima apa saja sich, mo yang mentah mo yang matang, yang penting enakl enak enakkkkk hehehehe..
oh iya maenan - maenan buat menghibur si dede kalo datang badmoodnya
makasih lo budhe buat kemurahan hatinya apalagi kalo semuanya dikirim dalam waktu dekat, jadi kan maminya ini tak perlu belanja-belanja lagi :)) #edisi merogoh jantung budhe bali#
yang terjadi kemarin benar - benar membuat saya bersedih (liat kan tatanan bahasa resmi ini, pasti bisa mewakili kegalauan hati cieee)
Alhamdulillah sekarang semua sudah lebih baik dan lebih ringan, tentu saja si penyejuk hati, yang dari semalem terus ngasih semangat :)
jadi..huzahhhhhhh semua sedih dan galauuuu aku ga butuhhhh...lebih baik sekarang cerita yang asyik-asyik aja sepertiiii...KEPERLUAN SI JAGOAN..hehehe..
kemarin ada yang berjanji mo ngado semua keperluan ponakannya yang naga-naganya bakal jadi idaman wanita - wanita di jamannya nanti (beware mami, bewareeeeee!!!!), katanya semua mo dikirim dari bali, tus saya di suruh menulis semua yang dibutuhin disini. oke dech kakaaaaa..ini saya kasih listnya:
untuk perlengkapan bobo:
1. kasur baby, ini supaya kalo sikecil bobo aman tanpa ada rasa takut bakal ketindih ato ketendang bapake ato ibuke :))
2. bantal + guling baby
3. alas ompol / perlak
4. kelambu, iya ga sih ini?
5. bantal peang
6. bantal menyusui
7. selimut baby
perlengkapan mandi:
1. ember baby + tempat sabun dan temen-temene mungkin bakalan ambil dari toko mertua, jadi ga usah gapapa :D
2. handuk baby
3. washlap
4. segala macam sabun, sampo, minyak telon, minyak kayu putuh dan konco-koncone. katanya switsal natural baunya paling harum dan seger ya (itu loh yang iklannya dian sastro)
5. kapas bulat, kassa steril, cotton buds, gunting kuku baby, sisir baby (biar tambah ganteng)
6. tissu basah, tissu kering
"mosok iki yo arep dikirimin juga??..mentahnya aja kakaaaaa..mentahnyaaaaa, nanti no rekening aku sms yaaaa..."
perlengkapan p3k:
1. termometer
2. sedotan ingus
3. cream anti ruam
4. apa lagi ya masih bingung ini nambahinya
"mo dikirim juga?? lewat rekening aja siiiiihhhhhhh hahahaha...
ini yang paling menyenangkan, list baju baby:
1. baju baby lengan panjang / lengan pendek, inget jangan bunga-bunga ya, jangan juga gambar tokoh pilem-pilem kartun di tipi macam saun the sheep dkk, mamaknya tak suka itu apalagi upin ipin jangan yaa. warna semua bolehlah, asal jangan pink gonjreng aja :))
2. celana panjang / celana pendek baby, persayaratan sama dengan di atas
3. piyama, jangan yang ketutup kakinya ya biar bisa di pake lama gitu :DD
4. sarung tangan, sarung kaki
5. kaos kaki baby
6. topi, jumper, dan temen-temene
7. sepatuuuuu!!!!! harus yang lucu ya kakakkkkkk :))
8. kalo popok, gurita baby biar dari sini saja belinya tak usah repot-repot
9. clodi!!!!!! biar kalo malem bisa bobo nyenyak jadi si dede ga perlu pake pampers
10. gendongan baby
11. apa lagi ya yang kurang? mungkin nanti bisa di tambahin lagi ya budheee kalo si maminya ini menerima apa saja sich, mo yang mentah mo yang matang, yang penting enakl enak enakkkkk hehehehe..
oh iya maenan - maenan buat menghibur si dede kalo datang badmoodnya
makasih lo budhe buat kemurahan hatinya apalagi kalo semuanya dikirim dalam waktu dekat, jadi kan maminya ini tak perlu belanja-belanja lagi :)) #edisi merogoh jantung budhe bali#
February 14, 2012
habis gelap selalu terbitlah terang :)))
setelah kemarin mengalami blue moment ga jelas *kambinghitamkan hormon!* malem hari suami pulang dari kantor dengan membawa bungkusan yang ngebuat saya smiling ear to ear....
bingkisan tak terduga yang lumayan menguras kantongnya hehehehe
pas mo tidur saya tanya "kalo aku sedih kamu ikut sedih ga yank?" tus dia jawab "yaiya..banget" tus langsung balik badan munggungin.hahaha pasti abis ngomong gitu dia malu.
aku tau kok tanpa bilang pun dia selalu berusaha membuatku tersenyum terus, dengan caranya dia tentunya walo mungkin sama sekali ga terlihat romantis
disclaimer: postingan ini bukan gara-gara sekarang hari palentin loh ya, cuman ternyata momentnya berbarengan aja. sisuami mana kepikiran kalo ini hari apa
bingkisan tak terduga yang lumayan menguras kantongnya hehehehe
pas mo tidur saya tanya "kalo aku sedih kamu ikut sedih ga yank?" tus dia jawab "yaiya..banget" tus langsung balik badan munggungin.hahaha pasti abis ngomong gitu dia malu.
aku tau kok tanpa bilang pun dia selalu berusaha membuatku tersenyum terus, dengan caranya dia tentunya walo mungkin sama sekali ga terlihat romantis
disclaimer: postingan ini bukan gara-gara sekarang hari palentin loh ya, cuman ternyata momentnya berbarengan aja. sisuami mana kepikiran kalo ini hari apa
Subscribe to:
Posts (Atom)